Sergio Farias: Kontrak Saya di Persija Jakarta Berakhir Desember 2020

Kontrak pelatih kepala Persija Jakarta, Sergio Farias akan segera berakhir pada bulan Desember 2020. Saat ini, belum ada pembicaraan lanjutan dari manajemen klub perihal masa depan dari pelatih berkebangsaan Brasil tersebut di tim Macan Kemayoran. Farias menjelaskan, dirinya perlu mendapatkan kepastian dari manajemen Persija Jakarta mengenai kelanjutan kontrak yang akan segera berakhir pada penghujung tahun 2020.

Jika dipertahankan, manajemen Persija harus mulai melakukan pembicaraan dan pembahasan agar semuanya bisa sama sama fokus membangun tim. "Kontrak saya bersama Persija bakal berakhir pada Desember 2020. Tidak ada revisi. Per Desember nanti hubungan saya dengan Persija akan selesai," kata Sergio Farias saat dikonfirmasi awak media. Saat ini, manajemen Persija memang belum melakukan pembicaraan masalah kontrak karena kompetisi Liga 1 2020 sedang dihentikan sementara waktu.

Penghentian kompetisi Liga 1 2020 disebabkan karena wabah Covid 19 yang terus menyebar diberbagai daerah di Indonesia. Kendati demikian, kabar terbaru menyebutkan kompetisi Liga 1 berpeluang diputar lagi dalam waktu dekat. Namun, PSSI masih berdiskusi mempersiapkan segala protokoler kesehatan untuk diterapkan pada saat jalannya kompetisi Liga 1 2020.

Pelatih berusia 53 tahun itu mengatakan, kompetisi dilanjutkan atau dihentikan perlu ada komunikasi yang baik antara manajemen Persija bersama dengannya. Saat ini yang perlu dilakukan manajemem Persija adalah segera memberikan kepastian masalah kontrak kerja. Jika kompetisi dilanjutkan, maka manajemen Persija perlu segera memperpanjang kontraknya sampai dengan tahun depan agar semuanya bisa fokus bekerja.

"Melanjutkan atau memulai (kompetisi) yang baru, kita harus memperpanjang kontrak sampai tahun depan, jadi saya tidak melihat masalah di kedua situasi," tutup mantan pelatih Pohang Steelers tersebut. Saat ini, kompetisi sepak bola di Indonesia sudah dihentikan sementara waktu akibat pandemi Covid 19 atau virus Corona yang terus meluas diberbagai daerah di Indonesia. PSSI belum bisa memutuskan mengenai keberlangsungan kompetisi sepak bola di Indonesia dan masih menunggu arahan lanjutan dari Pemerintah Republik Indonesia.

Sebelum adanya keputusan resmi dari PSSI, muncul beberapa opsi perihal kompetisi yakni harus dilanjutkan atau dihentikan dan mengganti dengan turnamen untuk mengisi kekosongan. Farias mengatakan, situasi yang harus diambil oleh PSSI saat ini adalah perlu menjalankan kegiatan persepakbolaan pramusim sebelum melangkah ke kompetisi resmi. Berhentinya roda kompetisi Liga 1 2020 membuat segala persiapan tim tim peserta harus kembali dimulai dari awal.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 memang sudah berhenti sejak 14 Maret 2020 akibat pandemi Covid 19. "Suatu yang penting untuk diingat, bahwa kami harus melakukan pramusim yang baru," kata pelatih Persija, Sergio Farias. Menurut Farias, jika di negara negara lain ketika akan memulai kembali kompetisi sudah diberitahu sejak jauh jauh hari.

Berbeda dengan di Indonesia, sampai dengan saat ini belum ada keputusan lanjutan dari induk sepak bola di Indonesia mengenai keberlangsungan kompetisi. Informasi lebih awal diperlukan agar tim tim sepak bola di Indonesia bisa mempersiapkan lebih awal sebelum berlaga di sebuah kejuaraan. "Keputusan tentang memulai kembali (kompetisi) di negara negara lain diberi tahu lebih cepat, agar bisa berlatih," ucap Farias melanjutkan.

Lebih lanjut, pelatih berusia 53 tahun itu berharap pandemi Covid 19 bisa cepat berakhir dan cepat teratasi. Farias menginginkan beraktivitas secara normal dan disibukan lagi dengan kegiatan di dunia sepak bola. "Harapan saya sama dengan semua orang yang ingin kembali bekerja, kembali disibukkan dengan sepak bola," tutup Farias.

Saat ini, mantan pelatih Pohang Steelers itu sedang berada di negara asalnya Brasil menunggu perkembangan terbaru mengenai kejelasan kompetisi Liga 1 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *