Satu Langkah Kemunduran Juventus Kian Nyata, Dominasi Lazio Mulai Terasa

Kemunduran performa yang dimiliki oleh Juventus kian nyata, sebagai gantinya dominasi Lazio di Liga Italia mulai terasa. Penurunan performa yang dimiliki oleh Juventus memang tak bisa dipungkiri kembali. Bahkan sejumlah kalangan pengamat sepak bola dunia, menilai bahwa Maurizio Sarri gagal menjadi Allenatore (pelatih) jempolan bagi Juventus.

Performa Juventus memang terbilang tak sekonsisten musim lalu. Si Nyonya Tua yang merupakan julukan Juventus, ketika mereka mampu meraih titel gelar Liga Italia 2018/2019, Cristiano Ronaldo cs hanya menelan 4 kekalahan. Namun hingga pekan 26 musim ini yang menyisakan 12 pertandingan, Juventus telah mengantongi 3 kekalahan.

Catatan tersebut mungkin saja bertambah melihat tren yang dimiliki klub asal kota Turin tersebut. Selangkah demi selangkah penurunan performa Juventus kian terasa. Dimulai saat Juventus menelan kekalahan beruntun dari Lazio, baik di ajang Liga Italia maupun final Super Italia.

Setidaknya, dalam kurun waktu dua pekan berturut, Juventus harus mengakui kekuatan Lazio. Kekalahan perdana musim ini dari Lazio diperoleh Juventus saat melakoni pertandingan lanjutan Liga Italia. Berduel di Stadion Olimpico di lanjutan Liga Italia, (8/12/2019), Paulo Dybala dkk juga kalah dengan skor sama, 1 3.

Kemudian di dua pekan sebelumnya , Juventus juga tumbang di tangan klub yang sama, tepatnya difinal Piala Super Italia 2019. . Dalam pertandingan yang digelar di King Saud University Stadium, Riyadh, (22/12/2019) malam WIB, Bianconeri (Juventus) kalah 1 3. Lazio pun tercatat sebagai satu satunya tim yang mengalahkan Juventus di sepanjang musim 2019/2020.

Tak cuma sekali, tim arahan Simone Inzaghi itu melakukannya dua kali Inkonsistens menjadi momok tersendiri bagi tim besutan Murizio Sarri tersebut. Catatan kurang apik juga mereka torehlkan ketika melakoni Leg Pertama babak 16 besar Liga Champions.

Saat itu, Juventus bersua dengan Lyon, Kamis (27/2/2020). Berlangsung di Stadion Groupama, Cristiano Ronaldo cs kembali menelan kekalahan dengan skor 1 0. Puncaknya, penurunan penampilan Cristiano Ronaldo dkk terjadi pada pertandingan dini hari tadi, Sabtu (13/6/2020) saat bersua dengan AC Milan.

Meski memiliki jumlah pemain yang lebih banyak setelah satu pemain AC Milan mendapatkan kartu merah, namun Juventus gagal memanfaatkan keunggulan tersebut. Pun ketika Cristiano Ronaldo mendapatkan peluang melalui tendangan pinalti, namun sang megabintang Juventus gagal melakukannya dnegan baik. Sepakan 12 pass pemain Timnas Portugal itu hanya menerpa tiang gawang AC Milan yang dikawal Gianluigi Donnarumma

Berdasarkan data yang dirangkum dari , Ronaldo sudah dua kali gagal mengeksekusi penalti bersama Juventus. Sebelumnya mantan pemain Real Madrid itu juga gagal menunaikan tugas yang serupa saat pertandingan kontra Chievo Verona, Januari 2019 lalu. Apa yang di catatan Juventus selama ini berbanding terbalik dengan Lazio.

Tim asal kota Roma itu bahkan memiliki konsistensi permainan yang jauh lebih baik dibandingkan Juventus. Lazio yang merupakan tim asal Kota Roma menjadi penantang serius untuk perebutan gelar Liga Italia musim ini. Tim yang berjuluk Elang Ibu Kota sejauh 26 laga yang telah dilakoni, mereka baru mengemas dua kekalahan.

Secara posisi di klasemen, tim besutan Simone Inzaghi hanya berselisih satu poin dengan Juventus yang notabene nya sebagai urutan pertama. Seperti yang telah diulas di atas, Lazio merupakan tim pertama yang memberikan kekalahan perdana bagi Juventus di musim 2019/2020. Bahkan secara beruntun.

Catatan tersebut tergolong istimewa mengingat kualitas dan kedalaman skuat Lazio tak sementerang yang dimiliki oleh Juve. Dominasi lazio kian terasa setelah dua pemain andalannya kini menjadi Capocannoniere (top skor sementara) dan top assist. Kedua pemain yang dimaksu ialah Ciro Immobile dan Luis Alberto.

Immobile yang menempati posisi striker mampu mengemas 27 gol, adapun Luis Alberto mampu memberikan 12 umpan yang berujung gol di Liga Italia. Perlahan namun pasti, dominasi Lazio di Liga Italia kian terasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *