Permintaan Pesawat Baru Turun Drastis, Airbus Ancang-ancang PHK Pegawainya

Produsen pesawat terbang Airbus dikabarkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya. Situs Bloomberg, Minggu (17/5/2020) melansir, hal ini dilakukan pihak Airbus karena adanya penurunan permintaan produk pesawat baru di tengah wabah Covid 19. Dalam rencana ini pihak Airbus juga dilaporkan telah melakukan negosiasi, dan proses negosiasi ini akan dimulai pada pekan depan.

Meski begitu, Airbus belum mengambil keputusan jumlah pekerja yang akan masuk dalam rencana PHK ini dan posisi apa yang akan terdampak. Namun beberapa sumber mengatakan, bahwa pegawai yang diputus hubungan kerjanya mencakup para pekerja di kantor pusat Airbus di Toulouse, Prancis. Selain itu dikatakan pula bahwa perusahaan akan memangkas pekerja kontrak dan subkontrak, termasuk 1.100 pekerja di Jerman dan juga akan dilakukan di kantor pusatnya di Perancis.

Sementara itu dalam pernyataan resmi Airbus, tertulis bahwa perusahaan akan terus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan masa depan Airbus bekerja sama dengan mitra sosialnya. Dalam laporan sebelumnya Chief Executive Officer Airbus, Guillaume Faury, memperingatkan langkah awal yang akan diambil perusahaan sebagai bagian efisiensi adalah dengan memberikan cuti kepada 6.000 pekerja. Tetapi Faury menjanjikan, akan melakukan tinjauan ulang kebijakan itu pada Juni 2020, ketika pandemi corona diperkirakan mulai menurun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *