M Nazaruddin Wajib Video Call Selama Cuti Cuti Menjelang Bebas Dari Tahanan

Nazaruddin, terpidana kasus korupsi Wisma Atlet tahun 2011, mendapatkan cutimenjelang bebas (CMB) mulai 14 Juni hingga 13 Agustus 2020. Kadivpas KemenkumhamJabar, Abdul Aris mengatakan, Nazaruddin keluar dari Lapas Sukamiskin pada Minggu 14 Juni2020 pukul 07.45 WIB. Menurut Aris, cuti menjelang bebas M Nazaruddin, didasarkan atas Surat Keputusan MenteriHukum dan HAM RI Nomor : PAS 738.PK.01.04.06 Tahun 2020 tanggal 10 Juni 2020 tentangCuti Menjelang Bebas atas nama Muhammad Nazaruddin Bin Latief.

Selama menjalani cutimenjelang bebas, Nazaruddin akan diawasi dan dibimbing oleh Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bandung sebagai domisili penjaminnya. "Nazaruddin keluar Minggu kemarin, dia keluar lantaran untuk melaksanakan cuti menjelangbebas," ujar Aris, Selasa(16/6). Untuk kronologi pembebasan bersayarat Nazaruddin, Aris menguraikan, pada Jumat (12/6)pukul 08.50 WIB Nazaruddin terlebih dahulu dikeluarkan dari Sukamiskin untuk melaksanakanpenghadapan dan serah terima pelaksanaan CMB dengan didampingi Kasi Bimkemas danpetugas Bimkemas.

Kemudian pukul 09.15 WIB, M Nazaruddin tiba di Bapas Bandung menuju Bagian Bimbingan Klien Dewasa dengan PK Bapas atas nama Budiana untuk di data/register. Selanjutnya serah terima dengan pihak Bapas Bandung. Pukul 10.15 WIB, lanjut Aris, kegiatan pembimbingan awal WBP di Bapas Bandung selesai,selanjutnya Nazaruddin menjalani CMB dengan pengawasan dan pembimbingan dari BapasBandung.

"Pukul 10.40 WIB WBP an. Muhamad Nazaruddin Bin Latief [Alm] beserta 2 orang pengawal tiba kembali di Lapas Sukamiskin," jelas Aris. Selama menjalani cuti menjelang bebas (CMB), M Nazaruddin wajib lapor satu minggu satu kalimelalui video call ke pembimbingnya di Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bandung. KasiBimbingan Klien Dewasa (BKD) Bapas Bandung, Budiana, mengatakan seharusnya Nazaruddin melapor langsung ke Bapas, namun karena masih pandemi Covid 19 dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), maka wajib lapor hanya dilakukan melalui video call.

"Saya tekankan, karena sekarang masih PSBB jadi satu minggu satu kali via video call danharus menyampaikan lokasinya di mana. Pergerakan dia kami harus tahu, sebagai pembimbingnya," ujar Budiana. Nazaruddin, kata Budiana, akan berada di Bandung selama menjalani cuti menjelang bebas. Kalaupun akan pergi keluar Kota, mantan bendahara Partai Demokrat itu wajib melapor kepadaBapas.

"Nanti setelah bebas tinggal di Bogor atau Jakarta. Tapi di Bandung juga ada perusahaannya. Tapi, misalnya dia mau keluar kota, dia harus lapor. Itu di luar wajib lapor,"katanya. Menurut Budiana, setelah menjalani cuti menjelang bebas dari 14 Juni hingga 13 Agustus 2020,Nazaruddin akan dinyatakan bebas murni. "Dia cuti menjelang bebas, bebas murninya setelahcuti menjelang bebas 13 Agustus," ucapnya.

Budiana mengingatkan Nazaruddin agar selalu menjaga perilaku dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum selama menjalani cuti menjelang bebas (CMB). "Harus berperilakuyang baik, jangan melakukan tindak pidana yang baru, dia juga menerima dengan ikhlas apayang terjadi, dia sudah mengakui kesalahan dia dan teman temannya," ujar Budiana. Lebih jauh Budiana menjelaskan ada saudara Nazaruddin yang akan menjadi penjamin. Diaadalah seorang dosen.

"Posisi penjaminnya di Bandung, saudara sepupu anak adik bapaknya, namanya Muhammad Fatar, satu darahlah, dia Dosen di Nurtanio, tinggal di Taman CibaduyutIndah," katanya. Nazaruddin menghuni Lapas Sukamiskin sejak Mei 2013. Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis hukuman penjara empat tahun dan 10 bulan penjara, serta denda Rp 200juta kepadanya. Anggota DPR periode 2009 2014 tersebut menjadi tersangka kasus suappembangunan Wisma Atlet Hambalang untuk SEA Games ke 26. Nazaruddin terbuktimenerima suap sebesar Rp 4,6 miliar berupa lima lembar cek. Suap tersebut diserahkan Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah (DGI) Mohammad El Idris.

Nazaruddin dinilai memiliki andil membuat PT DGI memenangi lelang proyek tersebut senilaiRp 191 miliar di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *