Curiga saat Malam Pertama Pernikahan Pria asal NTB yang Istrinya Ternyata Laki-laki Kisah Muh

Rumah tangga Muh (31), pria asal Nusa Tenggara Barat (NTB), hanya bertahan beberapa hari. Istrinya, Mit alias Sup (25), meminta cerai dan kemudian kabur. Sebagai pengantin baru, Muh bahkan tak pernah merasakan bagaimana malam pertama sebagai pengantin baru.

Hal ini karena sang istri menolak saat diajak berhubungan badan di malam pertama. Belakangan diketahui, Mit ternyata seorang laki laki yang menyamar sebagai wanita. Bagaimana mereka awalnya berkenalan hingga Muh tidak tahu istrinya seorang laki laki?

Kisah Muh viral di media sosial. Foto yang Muh dan istrinya setelah akad nikah di Desa Gelogor, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, viral. Dalam foto yang diungah akun @Instalombok terlihat kedua mempelai berpose seusai akad nikah.

Namun, wajah keduanya disamarkan. Dalam akun tersebut juga dijeskan bahwa pengantin laki laki menjadi korban penipuan dari pengantin perempuan yang diketahui ternyata laki laki. Kepala Sub Bagian Humas Polres Lombok Barat Iptu Ketut Sandiarsa mengatakan, pengantin laki laki berinisial Muh (31) dan pengantin wanita berinisial Mit alias Sup (25) warga Pejeruk, Ampenan, Mataram.

Sandiarsa menjelaskan, awalnya mereka berkenalan lewat media sosial. Dari perkenalan itu, timbul rasa cinta dan akhirnya memutuskan untuk menikah. "Akhirnya kemudian sepakat untuk melakukan perkawinan pada hari Selasa, 2 Juni 2020 pagi, dengan disaksikan oleh tokoh masyarakat dan perkawinan tersebut sah secara agama," kata Sandiarsa, Minggu (7/6/2020).

Lanjut Sandiarsa, terungkapnya jenis kelamin Mit saat sang suami mengajaknya untuk berhubungan badan pada malam pertama. Namun ajakan itu ditolak oleh Mit. "Saat malam pertama, korban (Muh) minta untuk melakukan hubungan, tetapi ditolak oleh pelaku (Mit)," kata Sandiarsa. Masih dikatakan Sandiarsa, pada malam berikutnya, tiba tiba pelaku meminta bercerai kepada korban dan kemudian kabur dari rumah suaminya.

Karena merasa ada yang aneh dengan istrinya itu, Muh pun mencari asal usul istrinya. Namun, betapa terkejutnya Muh, saat mendapat informasi dari kepala rukun tetangga jika istrinya adalah seorang laki laki. Tak terima dengan apa yang dialaminya, korban pun akhirnya melaporkan Mit ke Polsek Kediri, kemudian dilimpahkan ke Polres Lombok Barat.

Kasus serupa pernah terjadi di Sumatera Selatan. Pernikahan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan batal digelar sehari sebelum acara, calon pengantin pria ternyata seorang wanita. TE (15) calon mempelai wanita tak menyangka dirinya nyaris menikah dengan seorang wanita yang menyamar sebagai pria, NI (25).

Bahkan, tenda acara lamaran telah terpasang di rumah TE di Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Pernikahan yang didambakan TE (15), warga Desa Nyiur Sayak, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, batal digelar. Sebab, NI (25) pria yang ia impikan selama ini diketahui adalah seorang wanita.

Kejadian itu terungkap setelah keluarga dari TE curiga kepada NI saat akan melamar anaknya. Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andrian mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (31/8/2019). Mulanya keluarga TE curiga kepada NI karena suaranya yang mirip dengan perempuan.

Keluarga dari TE memutuskan untuk bertemu dengan NI. Dalam pertemuan itu disepakati oleh kedua keluarga untuk memeriksa NI ke bidan. "Setelah di bidan baru diketahui kalau NI adalah perempuan yang menyamar sebagai laki laki," kata Alex, Minggu (1/9/2019).

Mengetahui hal itu, keluarga TE membatalkan rencana lamaran anaknya. Dari keterangan yang didapat, TE mengenal NI melalui media sosial. Setelah merasa cocok, keduanya memutuskan untuk menikah.

"Antara korban sempat bertemu dengan NI beberapa kali, tapi TE tidak menaruh curiga. Sehingga korban mau dilamar oleh NI. Korban tak mengetahui kalau itu adalah perempuan," ujarnya.

Kabar batalnya pernikahan NI dan TE viral di media sosial Instagram dengan akun @baturajatoday yang diunggah pada Sabtu (31/8) pukul 10.03. Aku itu mengunggah satu foto dan dua video soal batalnya pernikahan tersebut. Akun itu juga menuliskan bahwa kejadian itu berlangsung sehari sebelum prosesi akad pernikahan. Berikut tulisan di akun tersebut.

Nyamar jadi laki laki. Tenda sudah dipasang, keluarga sudah siap bertemu. Sehari sebelum hari H tepatnya hari ini, sebelum acara temu keluarga berlangsung, sang mempelai "laki laki" dipaksa diperiksa di bidan desa, dan benar saja. Ternyata berjenis kelamin perempuan. Untung belum terjadi akad. Si Pelaku sudah diamankan di Polsek Semidang Aji

Laporan masuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *