BKPM Sebut Investor Besar Wajib Bermitra dengan UMKM Daerah Mulai Tahun Ini

Juru Bicara yang juga Anggota Komite Penanaman Modal Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), Tina Talisa, mengatakan mulai tahun ini investor besar yang beroperasi di Indonesia wajib melibatkan pelaku usaha kecil menengah dan mikro (UMKM). Aturan ini berlaku baik untuk investor asing maupun dalam negeri.

“Investor besar, dalam negeri maupun asing harus mengajak UMKM. Kalau tidak akan dikasih peluit sama Kepala BKPM,” kata Tina dalam Talk Show Corona bertajuk ‘Prospek dan Tantangan Investasi di Era Adaptasi’, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (17/7).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada pengusaha UMKM untuk terus berkembang. Pemerintah ingin melibatkan pengusaha nasional yang ada di daerah untuk tumbuh dan berkembang bersama.

“Ini upaya kita mendorong pengusaha nasional ada di daerah, jangan sampai yang menjadi besar hanya orang itu-itu saja,” kata Tina.

7 Perusahaan Asal China Mulai Realisasi Pembangunan Pabrik

Selain itu, Tina mengatakan 7 perusahaan asing yang merelokasi pabriknya dari China ke Indonesia akan berekspansi di Indonesia. Saat ini perusahaan tersebut sudah memulai peletakan batu pertama untuk membuat pabriknya.

Dalam hal ini, BKPM tidak hanya sekedar mengurus perizinan pembuatan pabrik. Tetapi juga mengawal sampai pelaksanaan produksi. “Kita kawal terus sampai benar tahap konstruksi nanti betul sampai tahap produksi,” kata Tina.

“Jadi kalau boleh dikatakan, kami tidak hanya urusan kertas. Sekarang kita harus pastikan protokol covidnya gimana agar produksi tetap jalan” sambungnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *