Begini Tanggapan Psikolog Viral Video TikTok Wanita Pamer Pacar Posesif & Mengaku Nyaman

Psikolog dari Lembaga Psikologi Anava Solo, Jawa Tengah,Maya Savitri, S. Psi, CHt, menanggapi video TikTok mengenai seorang perempuan yang memamerkan sifat posesif kekasihnya. Video tersebut baru baru ini viral di media sosial. Dalam video unggahan akun TikTok @ziyafuzzia_, pengunggahmenunjukkan kekasihnya yang selalu menyadap WhatsApp pribadinya, melarangnya menyimpan nomor laki laki lain, hingga melacak lokasi keberadaannya.

Kendati demikian, dalam keterangan videonya, pemilik akun menyebutkan bahwa dirinya nyaman menjalani hubungannya. "Iya itu benar aku alami, banyak komen yang bilang ini toxic , but, aku ngerasa nyaman dilarang larang," ungkapnya, Jumat sore. Menanggapi hal itu, Psikolog Maya mengatakan sebenarnya sah sah saja apabila pihak yang menjalani hubungan masih merasa nyaman.

Namun, mengkomunikasikan hal hal yang dirasa kurang sesuai, harus tetap dilakukan jika ingin menuju hubungan yang serius. "Sebenarnya nyaman yang bagaimana dan sudah berapa lama menjalin hubungan nya?" Sementara itu, untuk menilai apakah hubungan yang diselimuti sifat posesif tersebut sehat atau tidak, menurut Maya, hal itu tergantung pihak yang menjalaninya.

Oleh karenanya, Maya menekankan, diperlukan kejujuran dari pihak pihak yang menjalani. Menurut Maya, hubungan akan menjadi tidak sehat apabila seseorang tidak jujur terhadap dirinya sendiri bahwa sebetulnya tak merasa nyaman. Terlebih, apabila itu dilakukan hanya untuk menutupi karakter sang kekasih karena saking cintanya.

"Sehatatau tidak, tergantung seseorang yang menjalani." "Makanya perlu kejujuran dari yang cewek,apakah dia benar benar nyamanataukah dia mengatakan itu untuk menutupi karakter kekasihnya karena saking cintanya, ini yang tidak sehat," tutur Maya. Sebelumnya, unggahan video TikTokZiya Fuzzia viral di media sosial.

Dalam videonya, perempuan tersebut menunjukkan bahwa kekasihnya biasa menyadap WhatsApp nya. Lebih lanjut, ia menyebutkan, dirinya juga dilarang menyimpan nomor laki laki lain kecuali kekasih dan anggota keluarganya saja. Tak berhenti di situ, sang kekasih juga tampak melacak lokasi keberadaan dirinya.

Selanjutnya, ia menunjukkan pesan WhatsApp dari sang pacaryang memintanya untuk tidak membuat siaran langsung di Instagram sendirian. Hal ini lantaran kekasihnya tidak ingin ada laki laki genit yang mencoba mendekatinya. Video TikTok Ziya Fuzzia itupun langsung mengundang perhatian warganet.

Videonya tampak viral saat diunggah ulang oleh akun Twitter @sindesinner, Kamis (9/7/2020). "pacaran kaya gini ga stress apa ya," tulis akun tersebut. Hingga Jumat (10/7/2020) sore, unggahan tersebut telah dibagikan lebih dari 8,6 ribu kali dan disukai sekitar 15 ribu orang.

Namun, saat ini video tersebut sudah dihapus. Diketahui, video tersebut juga viral saat diunggah pertama kali melalui akun TikTok @ziyafuzzia_. Hingga Jumat sore, video di TikToknya tersebut sudah ditayangkan lebih dari 573 ribu kali, disukai lebih dari 22 ribu orang, dan dibanjiri ribuan komentar.

Unggahan video TikTok Ziya memang viral dan menuai kritikan warganet karena menganggap sifat posesif sang laki laki terlalu berlebihan. Ziya mengungkapkan, di balik sifat posesif sang kekasih,iamendapat banyak pengaruh positif dari kekasihnya tersebut. Ziya menyebutkan, setelah berpacaran dengan kekasihnya pada Maret 2020 lalu, Ziya menjadi lebih dekat dengan keluarganya.

Hal ini lantaran awalnya Ziya mengaku sering berada di luar rumah dan pulang malam sehingga tidak ada waktu untuk mengobrol bersama ibunya. "Sesudah pacaran sama doi, aku lebih banyak diem di rumah, jadi aku bisa banyak cerita, bagi bagi pengalaman gitu samaMama," ujarnya. Ziya mengakutahu banyak orang yang menganggap hubungannya tersebut tidak sehat.

Namun, ia menegaskan, dirinya tetap merasa nyaman menjalani hubungan dengan sang kekasih. "Banyak komen yang bilang ini toxic, but , aku ngerasa nyaman dilarang larang," ungkapnya. Perempuan yang tinggal di Tasikmalaya, Jawa Barat itumengaku, saat awal pacaran, kekasihnya memang tidak terlalu banyak melarangnya seperti saat ini.

Namun, ia kembali menekankan bahwa saat ini pun dia tetap merasa baik baik saja dengan sikap kekasihnya. Ziya juga menyebutkan, keluarganya pun menerima sikap kekasihnya tersebut. "Keluarga aku fine fine aja selama dia gak main fisik," ujarnya.

Selain itu, Ziya juga mengakui bahwa anggapan orang lain tidak sesuai dengan keadaan hubungannya. Menurut Ziya, orang lain juga banyak yang beranggapan kekasihnya tersebut kasar. Padahal, ia mengatakan, hal itu tidak benar.

"Mungkin banyak yang beranggapan dia kasar kalau marah." "Sebenarnya gak sama sekali, dia kalau marah diem," ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *