5 Langkah Memulai Pengolahan Sampah Plastik di Rumah

Pengelolaan sampah di Indonesia dianggap masih kurang efektif. Menurut Statistik Indonesia tahun 2016, jumlah penduduk di Indonesia mencapai 261.115.456 jiwa dan menghasilkan 65.200.000 ton sampah per tahun.

 

Selain itu, pertumbuhan ekonomi berdampak pada kemapanan industri. Aktivitas industri menyebabkan peningkatan produksi sampah. Dari total timbunan sampah tersebut, 85.000 ton per tahun merupakan sampah plastik.

 

Tumpukan sampah akan bertambah seiring dengan proyeksi peningkatan populasi dan pertumbuhan industri. Sampah plastik yang jumlahnya cukup banyak di Indonesia akan berbahaya bagi lingkungan.

 

Oleh karena itu, diperlukan cara untuk mencegah peningkatan jumlah sampah plastik di Indonesia, termasuk diawali dengan cara pengolahan sampah plastik dimulai dari lingkungan rumah.

 

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk melakukan pengolahan sampah plastik yang efektif di lingkungan rumah.

 

1. Beralih dari kantong plastik ke tas belanja/tote bag

Dalam menerapkan bijak berplastik beberapa daerah di Indonesia telah menerapkan peraturan untuk menghilangkan kantong plastik di sejumlah pusat perbelanjaan dan minimarket. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai. Namun pada kenyataanya masih banyak konsumen yang justru rela membayar lebih untuk kantong plastik karena mereka tidak membawa tas belanja sendiri. (1)

 

Padahal plastik sekali pakai itu membutuhkan waktu hingga ratusan tahun agar dapat terurai jika tidak didaur ulang. Jadi lebih baik beralihlah ke kantong belanja yang terbuat dari kain karena tak hanya bantu menyelamatkan bumi, kantong jenis ini juga memiliki keunggulan tersendiri. Yang pertama sifatnya yang bisa dipakai berulang-ulang lagi (reusable).

 

Kedua karena terbuat dari kain,  kantong ini memiliki kekuatan untuk mengangkat barangnya sudah pasti lebih baik daripada kantong plastik sekali pakai yang tipis dan mudah robek.

 

Agar lebih menyenangkan tersedia berbagai desain menarik tas belanja atau tote bag, sehingga kamu dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan. Apalagi saat ini plastik sudah berbayar, hal ini bertujuan untuk mengurangi penggunaannya.

 

2. Gunakan cangkir makanan untuk dibawa pulang Anda sendiri

Gelas sekali pakai styrofoam serta tutup plastiknya merupakan sumber limbah laut yang signifikan. Bahan busa secara bertahap rusak, tetapi partikel yang tersisa dapat bertahan selama beberapa dekade.

 

Perlu diketahui bahwa tidak ada cangkir plastik atau tutupnya yang mudah didaur ulang. Dan perlu diketahui bahwa jumlahnya luar biasa Рdiperkirakan bahwa 25 miliar cangkir busa polistiren yang diperluas digunakan setiap tahun di Amerika Serikat  saja. Sedangkan untuk di seluruh dunia, angkanya tak terhitung. Jika Anda harus mendapatkan kopi untuk dibawa pulang, bawalah cangkir Anda sendiri yang dapat digunakan kembali dan diisolasi Рtidak hanya akan mengurangi jejak plastik Anda, tetapi juga akan membuat kopi Anda lebih panas lebih lama! (1)

 

Untuk mengatasi hal ini gunakanlah cangkir kopi yang bisa digunakan kembali. Kini

banyak outlet kopi/kafe menawarkan diskon ketika Anda menggunakan cangkir Anda sendiri dan ada banyak pilihan ramah lingkungan di luar sana. Maka, sebisa mungkin hindari pemakaian cangkir sekali pakai.

 

3. Stop penggunaan sedotan plastik

Di satu negara seperti Amerika Serikat saja, diperkirakan lebih dari 500 juta sedotan digunakan setiap hari dan tidak ada satupun yang dapat didaur ulang karena bahan yang digunakan dan ukurannya yang kecil.

 

Meskipun banyak yang berakhir di tempat pembuangan sampah atau dibakar, banyak juga yang bocor ke lingkungan – sedotan plastik adalah salah satu sumber limbah laut yang paling umum.

 

Untuk mengatasi hal ini pertama-tama tanyakan pada diri Anda apakah Anda benar-benar membutuhkan sedotan itu? Jika jawabannya benar-benar ya, gunakanlah sedotan bambu atau sedotan logam yang dapat digunakan kembali dan dicuci ulang. Manfaat tambahan bambu adalah tumbuh sangat cepat dan sempurna untuk merehabilitasi lahan hutan yang rusak. (1)

 

4. Gunakan kembali sebagai benda yang lebih berguna

Untuk para wanita yang gemar menggunakan skincare pasti banyak sekali botol kaca atau plastik kosong bekas skincare yang sudah habis. Sebaiknya kemasan-kemasan tersebut jangan langsung dibuang karena masih bisa didaur ulang dengan cara menjadikan botol itu untuk berbagai kebutuhan di rumah. Misalnya sebagai vas bunga atau berbagai wadah untuk keperluan kamu dirumah.

 

Dengan sedikit kreativitas, Anda dapat mempercantik sedikit dengan pernak-pernik lucu jadi deh barang yang lebih bermanfaat daripada langsung dibuang dan berakhir di TPA. (2)

 

5. Gunakan tempat bekal yang bisa dipakai ulang

Sebaiknya kita menyiapkan bekal untuk di sekolah, kampus atau kantor dengan tempat makan yang bisa dipakai berulang kali.

 

Selain menghindari kita dari menggunakan tempat makan sekali pakai, menggunakan tempat bekal yang bisa dipakai berulang kali memberikan berbagai manfaat. Pertama membuat kita lebih hemat karena alih-alih jajan atau membeli makanan lagi.

 

Selain itu membawa bekal juga lebih sehat karena kebersihan makanan dan tempat bekalnya relatif lebih terjaga dibanding bila kita jajan atau membeli makan secara sembarangan. (2)

 

Source:

  1. https://endplasticwaste.org/en/our-stories/how-you-can-help-end-plastic-waste-in-your-own-home
  2. https://www.bbcgoodfood.com/howto/guide/10-tips-reducing-your-plastic-waste

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *